4 Kiat Menabung untuk Membayar DP Rumah

menabung dp rumah pertama

Membeli properti secara cash tentu bukan hal yang bisa dilakukan oleh mayoritas orang. Umumnya, orang membeli properti secara dicicil melalui fasilitas KPR (Kredit Pemilikan Rumah), atau KPA (Kredit Pemilikan Apartemen).

Dengan membeli properti secara dicicil berarti ada Down Payment (DP) atau uang muka yang harus lunas dibayar diawal sebagai salah satu persyaratannya.

menabung dp rumah pertamaNamun terkadang untuk membayar DP pun bukan hal yang mudah dilakukan oleh banyak orang, karena mengumpulkan uang sejumlah 30% dari harga jual akan berimbas pada terganggunya pemenuhan atau tuntutan kebutuhan sehari-hari yang terus berjalan dari sebuah keluarga.

Kondisi tersebut tentu saja menjadi momok bagi banyak orang, sehingga masih banyak orang yang merasa kesulitan dalam memiliki properti minimal untuk membayar DP-nya dahulu.

Namun meski demikian, beberapa developer mencoba menyikapi kondisi ini dengan menawarkan DP ringan, DP dicicil, dan bahkan ada yang menawarkan DP 0% (Nol persen).

Secara matematis, semakin ringan DP-nya maka angsuran atau cicilan akan berat. Sebaliknya, jika DP tinggi maka akan sangat mungkin cicilannya menjadi ringan.

Kondisi saat ini dimana biaya hidup semakin lama semakin naik, khususnya bagi calon pembeli properti yang sudah berkeluarga, pasti merasakan bagaimana sulitnya menyimpan uang lebih untuk dijadikan sebagai DP dalam membeli properti.

Jika Anda menjadi salah seorang yang ada dalam kondisi demikian, barangkali Anda membutuhkan sebuah panduan atau kiat yang tepat untuk menabung agar Anda bisa mengatur pengeluaran Anda sekaligus dapat menyisihkan sedikit penghasilan Anda tiap bulannya hingga terkumpul sejumlah tertentu yang kemudian Anda gunakan sebagai DP membeli properti.

Baca juga: Memilih Apartemen Untuk Investasi Properti

Tentukan Tujuan dalam Menabung

Kiat yang pertama adalah Anda harus tahu dengan pasti apa tujuan Anda dalam menabung sehingga Anda bisa lebih terarah dalam mengeluarkan uang baik harian maupun setiap bulannya.

Nah, meski Anda sudah tahu untuk tujuan apa Anda menabung, sebaiknya berikan semacam catatan kecil, misalnya di dompet Anda yang bertuliskan keinginan kuat Anda untuk membeli rumah, sehingga dengan begitu, setiap Anda ingin mengeluarkan uang untuk berbagai hal yang tidak begitu perlu maka Anda akan selalu teringat akan keinginan Anda dalam memiliki rumah.

Dengan memahami tujuan menabung, Anda menjadi bijak dalam melakukan pengeluaran, apalagi untuk pengeluaran yang tidak perlu atau yang bersifat mubazir, misal mengurangi anggaran untuk merokok.

Kebiasaan merokok, selain mengurangi anggaran uang harian Anda, secara tidak langsung Anda juga sedang mengumpulkan penyakit yang akan Anda obati kelak dengan biaya yang tentu tidak sedikit nantinya.

Harapannya tentu saja, Anda akan mengurungkan niat untuk membeli hal yang tidak begitu perlu dan justru lebih memilih menyimpan uang itu untuk ditabung saja.

Baca juga: 5 Faktor Kenaikan Harga Rumah Tiap Tahun

Tentukan Jumlah yang harus Ditabung

Kiat yang kedua adalah Anda harus menetapkan besaran uang yang harus Anda tabung setiap bulannya. Tentunya jumlah yang ditabung sudah disesuaikan dengan pengeluaran yang Anda butuhkan setiap bulannya, sehingga Anda tidak akan merasa kurang.

Penyesuaian pengeluaran tentunya akan berdampak pada dikuranginya hal-hal yang sifatnya konsumtif dan sebaliknya akan lebih mengutamakan untuk hal yang benar-benar Anda perlukan saja.

Berapa besar uang yang harus ditabung? Tentu saja tidak masalah jika Anda hanya bisa menabung dalam jumlah kecil, namun perlu diingat, ketika Anda telah menetapkan target besaran jumlahnya, maka menabung dalam jumlah kecil akan berkorelasi pada jumlah waktu terkumpulnya uang, dibanding dengan menabung dalam jumlah yang lebih besar, tentu waktu yang dibutuhkan akan menjadi lebih sedikit.

Poinnya adalah ketika Anda sudah rutin menabung dalam jumlah minimal maka Anda pun menjadi terbiasa dan akan menjadi ringan, bahkan mungkin seiring waktu Anda dapat saja meningkatkan jumlah uang yang ditabung.

Sehingga dengan begitu Anda bisa lebih cepat lagi dalam mengumpulkan uang untuk membayar DP rumah yang Anda idam-idamkan.

Baca juga: Mengenal Sertifikat Hak Milik dan Sertifikat Hak Guna Bangunan

Tentukan Target waktu Menabung

Kiat yang ketiga, karena Anda sudah tahu berapa nominal yang harus Anda keluarkan setiap bulannya untuk ditabung, maka sebaiknya Anda menentukan pula target waktu terkumpulnya sejumlah uang, misalnya apakah dalam waktu 6 bulan, 1 tahun atau 2 tahun uang sudah terkumpul untuk dibayarkan DP.

Dengan menentukan target waktu, maka yang Anda lakukan pun menjadi lebih terarah, karena apabila dalam waktu yang sudah ditargetkan jumlah tabungan Anda masih belum sesuai dengan yang ditentukan, maka Anda harus mengejar bagaimana caranya agar jumlah tabungan mencapai sesuai yang telah ditentukan.

Bahasan pada kiat ini berkorelasi dengan jumlah uang yang ditabung. Ilustrasinya sama seperti uang muka dengan angsuran per bulan. Semakin besar uang mukanya, maka angsuran menjadi ringan, dan begitu sebaliknya.

Baca juga: Ingin Punya Properti di Usia Muda? Ini Caranya!

 

Lunasi Hutang sebelum Menabung

Kiat yang keempat, lunasi hutang sebelum menabung. Meski bukan hal yang mudah, namun melunasi hutang sebelum mulai menabung tentu sangat disarankan. Mengapa kita harus melunasi hutang terlebih dahulu sebelum menabung?

Dengan melunasi hutang sebelum menabung, maksudnya agar Anda bisa lebih fokus dalam merealisasikan apa yang sudah menjadi tekad Anda, yaitu memiliki rumah impian. Pengelolaan keuangan Anda pun menjadi jelas karena tidak terbelah antara membayar hutang dengan menabung.

Namun semua kembali lagi pada Anda, Anda tentu saja yang paling tahu kondisinya.

Bisa saja disiasati jika misal hutang memang tetap harus dibayar dengan cara dicicil, maka prioritas pengeluaran yang Anda lakukan setiap bulannya yaitu dimulai dari pengeluaran biaya pokok, pembayaran cicilan, biaya diluar pokok, sisanya ditabung untuk mulai dikumpulkan sebagai uang DP, itupun jika masih ada.

Ditengah serba keterbatasan pendapatan, tentu bukan hal yang mudah untuk melakukan apa yang dibahas dalam artikel ini. Anda pun mungkin akan bergumam, teori tidak seindah praktek.

Jangan lupa, bahwa umumnya manusia terlahir untuk selalu kekurangan alias tidak akan pernah merasa cukup.

Pun jika memiliki penghasilan besar, manusia akan selalu membuat pengeluaran mendekati penghasilan.

Artikel ini hanya meminta Anda untuk lebih bijak dalam membuat pengeluaran demi meraih impian Anda untuk memiliki rumah, dimulai dengan menabung untuk bisa membayar DP.[pp]

Sumber gambar: columbiarealestate.com

Be Sociable, Share!

3 thoughts on “4 Kiat Menabung untuk Membayar DP Rumah”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.