Ini Bedanya Broker, Agen, dan Marketing Properti

agen-broker-marketing-properti

Kita kerap menemukan istilah-istilah dalam dunia properti, yang sepintas mirip-mirip atau bahkan bisa dibilang sama, padahal definisi dan implementasi dalam kesehariannya berbeda antara satu dengan yang lain. Artikel kali ini membahas tentang bedanya broker, agen, dan marketing properti.

Hari ini, 1 Mei 2020, diperingati sebagai Hari Buruh, atau disebut May Day. Namun peringatan hari buruh tahun ini dirayakan dalam suasana pandemi Corona, yang telah banyak menimbulkan korban jiwa. Korban lainnya, tentu saja korban PHK alias Pemutusan Hubungan Kerja, karena perusahaan-perusahaan banyak yang terdampak dari pandemi tersebut.

Dampak yang berimbas pada memburuknya perekonomian, bukan hanya dirasakan di Indonesia saja, tapi juga di hampir seluruh negara-negara dunia yang terdampak pandemi Corona.

Momentum musibah dunia atas pandemi Covid-19 tersebut, harus segera dicarikan solusinya. Bila Anda menjadi salah satu yang terdampak dari hal itu, agaknya harus mulai mengubah jalur peruntungan Anda dalam mencari rezeki, sambil berharap badai pandemi Corona segera berakhir dan Anda nantinya telah memiliki bekal yang cukup untuk melangkah putar haluan.

Maksud dan tujuan dari artikel ini adalah sebagai daya ungkit bagi Anda untuk menekuni profesi baru, entah sebagai broker properti, agen properti atau marketing properti.

Artikel Terkait Judul Postingan

Dalam artikel-artikel sebelumnya terkait artikel kali ini di Profperti.com, kita telah mengupas ketiganya di artikel berbeda, yaitu agen properti, marketing properti, dan broker properti.

Untuk mengingatkan, berikut judul artikel terkait yang ada di blog ini.

Nah, itulah beberapa artikel yang pernah terbit terkait dengan profesi broker, agen, maupun marketing properti.

Mungkin dalam benak, Anda menanyakan apa beda dari ketiga istilah yang ada dalam dunia properti itu.

Ok, baik…mari kita kupas satu persatu.

Bedanya Broker, Agen, dan Marketing Properti

beda-broker-agen-marketing-properti

Merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), baik agen, broker, maupun marketing memiliki makna yang tak sama. Ya mungkin, mirip-mirip saja, alias memiliki kemiripan satu sama lain.

Kemiripan tersebut terlihat karena masing-masing memiliki sifat pro aktif, yaitu sama-sama menawarkan.

Nah, selengkapnya seperti apa, simak dibawah ini.

Broker Properti

bro.ker /brokêr/

  • pedagang perantara yang menghubungkan pedagang satu dengan yang lain dalam hal jual beli atau antara penjual dan pembeli (saham dan sebagainya); cengkau1; makelar; pialang

Broker menurut KBBI adalah orang yang berperan sebagai perantara yang menghubungkan antara pihak yang menjual dengan pihak yang membeli.

Dalam istilah lain, broker disebut juga sebagai makelar, biong, calo. Kesemuanya memiliki peran yang sama, namun identik bahwa perannya tersebut diakukan secara otodidak, tidak terstruktur, atau tradisional.

Namun, seiring perkembangan, istilah broker, atau broker properti sudah tidak melulu yang bersifat tradisional saja, melainkan sudah ada broker properti yang berbentuk lembaga atau perusahaan, sehingga lebih profesional.

Beberapa tugas broker properti diantaranya, menyusun atau menyampaikan surat jual-beli maupun perjanjian sewa-menyewa, lalu menawarkan daftar properti kepada calon pembeli, menawarkan properti melalui pemasangan iklan, listing di situs jual beli properti, serta mengadakan open-house.

Selain itu, broker properti profesional biasanya telah diberikan pembekalan untuk menghadapi setiap klien, baik saat berhadapan dengan calon penjual maupun calon pembeli properti, sehingga mahfum bila seorang broker properti memiliki keahlian untuk mempengaruhi klien-nya.

Dikarenakan tuntutan profesinya, maka broker properti biasanya siap bekerja tanpa mengenal waktu, baik di malam hari, atau pada saat weekend, demi terjadinya transaksi. Dan oleh karenanya pula, broker properti akan selalu up to date terhadap perkembangan properti, baik yang sedang tren, maupun menyangkut regulasi properti.

Agen Properti

agen /agèn/

  1. n Ek orang atau perusahaan perantara yang mengusahakan penjualan bagi perusahaan lain atas nama pengusaha; perwakilan
  2. n Adm wakil pengusaha yang merundingkan, memberikan jasa layanan, atau menutup perjanjian asuransi dengan ketentuan yang ada
  3. n cak kaki tangan atau mata-mata negara asing
  4. n cak Bio penyebab
  5. n Sen perantara bisnis yang terkait dengan teater, biasanya terbagi atas agen pemeran dan agen pemilihan peran
  6. n Kim bahan

Lalu bagaimana dengan agen properti? Menyimak poin 1 dan 2, maka seorang agen properti adalah orang atau perusahaan perantara yang mengusahakan penjualan bagi perusahaan lain atas nama pengusaha atau perwakilan.

beda-agen-properti-dan-broker-properti

Seorang agen properti juga merupakan wakil pengusaha yang memberikan jasa layanan serta merundingkan suatu unit properti hingga menemukan titik temu untuk terjadinya sebuah transaksi.

Dari awal penyebutan istilah agen properti, mungkin sudah menggambarkan bahwa seorang agen properti adalah perantara yang telah dibekali dengan beragam kemampuan dan keterampilan, sudah bukan lagi berangkat dari otodidak atau yang bersifat tradisional.

Meski demikian, selain agen properti yang tergabung dalam sebuah perusahaan perantara, ada pula agen properti yang bergerak dan bekerjan sendirian (one man show), atau disebut juga dengan agen properti independen.

Bisa jadi, agen properti independen berangkat dari agen properti yang dulunya tergabung ke dalam sebuah perusahaan, atau seorang agen properti yang telah mengenyam pendidikan atau pelatihan keagenan, sehingga meski sendirian namun mampu mensejajarkan dirinya dengan agen properti yang tergabung dalam bendera perusahaan perantara perdagangan properti.

Beberapa tugas seorang agen properti, diantaranya adalah, mengelola daftar nama, baik penjual maupun pembeli properti. Sudah pasti, agen properti adalah pihak yang menjadi perantara untuk mengadakan pertemuan antara pihak penjual dengan pihak pembeli hingga terjadinya transaksi.

Selain itu, agen properti umumnya menguasai terkait info aktual kondisi dan harga pasaran properti, baik di wilayah kerjanya maupun diluar wilayah kerjanya berkat adanya jejaring.

Marketing Properti

pasar1 » pe.ma.sar

  • orang atau badan yang memasarkan barang dagangan

Marketing atau pemasar menurut KBBI adalah orang atau badan yang memasarkan barang dagangan, dalam hal properti, berarti bisa berupa unit rumah, unit apartemen, atau unit ruko.

Marketing properti umumnya bisa kita jumpai saat di marketing gallery suatu kawasan perumahan, atau bisa juga kita jumpai saat melakukan pameran di mal-mal, yang memiliki tugas untuk memasarkan unit-unit properti baru ke konsumen.

Seorang marketing properti umumnya menerima gaji bulanan, dan akan mendapat bonus manakala berhasil memasarkan sejumlah tertentu unit properti. Tidak ada lagi negosiasi antara marketing properti dengan konsumen menyangkut harga jual.

Jadi, seorang marketing properti itu, bertugas untuk perusahaan dalam hal mencari target konsumen yang akan membeli unit properti, merekap data hasil penjualan, memiliki target penjualan tertentu dalam satu satuan waktu tertentu, serta memberikan jaminan kepuasan bagi konsumen.

Penutup

Sebagai penutup, dan bila disimpulkan, antara broker properti dengan agen properti, sepertinya memang tidak ada perbedaan, alias sama baik penyebutan maupun saat melakukan pekerjaan di lapangan.

Bicara penghasilan pun, keduanya sama-sama mengandalkan fee atau komisi sebagaimana dijamin dalam Permendag RI Nomor 51 Tahun 2017 tentang Perusahaan Perantara Perdagangan Properti.

Namun keduanya jelas berbeda jika disejajarkan dengan marketing properti, baik dilihat dari sisi pekerjaan atau tugas di lapangan, maupun bicara penghasilannya.

Untuk memudahkan, mari simak tabel berikut ini.

 Broker Properti Profesional/ IndependenBroker Properti Tradisional (Calo/Makelar /Biong)Agen Properti Profesional/ IndependenMarketing Properti
Badan UsahaYa dan TidakTidakYaYa
PembekalanPelatihan khususTanpa pelatihanPelatihan khususPelatihan singkat
SistemAdaTidakAdaTidak
JejaringAdaTidakAdaTidak
Daftar NamaAdaTidakAdaTidak
Analisa Harga PasaranTahuBisa tahu, bisa tidakTahuTidak tahu
Pemahaman Wilayah KerjaMenguasaiKadang tidak menguasaiMenguasaiTidak menguasai
ProfesiYaSambilanYaYa
PenghasilanFee/Komisi dibagi proporsi dengan perusahaan, atau full untuk sendiriFee/Komisi bisa untuk sendiri, atau rekan se-transaksiFee/Komisi dibagi proporsi dengan perusahaan, atau full untuk sendiriGaji bulanan+bonus berdasarkan target penjualan tertentu

****

Itulah beberapa bahasan terminologi tentang broker properti, agen properti, dan marketing properti. Sudah jelas kan sekarang?

Nah, bila sudah jelas, kira-kira ditengah krisis global akibat pandemi Corona ini, Anda akan memilih melangkah yang mana? Silahkan saja, lihat kemampuan personal Anda, pilih yang cocok menurut Anda.

Bila sudah menentukan arah yang mana, berikutnya cari ilmunya, datangi lembaga atau tempat profesi yang ingin Anda geluti. Misal, jika Anda tertarik dengan broker properti profesional atau agen properti, maka Anda dapat mencari informasi perusahaan perantara perdagangan properti yang ada di kota Anda, atau bisa mencari tahu dulu di internet.

Akhirnya, semoga langkah yang Anda ambil, kelak akan memberik kesuksesan bagi Anda dan keluarga. Bila ada hal yang ingin ditanyakan, jangan ragu untuk mengisi di kolom komentar dibawah ini.[ppc]

Salam Properti!!

Baca juga artikel lainnya di Profperti.com

Sumber gambar: Quora, Ifrec

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.